Pembelajaran Berkualitas Saat TIK Masuk Kelas

2015-08-13 21.28.47

Alhamdulillah akhirnya buku pertama saya hasil kolaborasi 11 guru hebat Indonesia telah terbit. Buku yang bertema tentang pentingnya Teknologi Informasi dan Komputer ini sekaligus menjadi amunisi untuk pemerintah bahwa mata pelajaran TIK sesungguhnya masih sangat dibutuhkan dibandingkan mata pelajaran prakarya yang secara ontologi, epistimologi dan aksiologi diragukan keilmiahan akademisnya.

Buku yang digarap dengan tujuan mendokumentasikan karya guru-guru yang tergabung dalam guraru ini diharapkan dapat memicu semangat menulis bagi guru lainnya. Budaya literasi memang harus selalu ditumbuhkembangkan agar karya-karya yang layak dapat didokumentasikan dan menjadi salah satu sumber media belajar bagi guru dan siswa.

Dua belas guru yang tertarik pada dunia teknologi informasi dan komputer ini menyajikan tulisan-tulisan yang fokus pada kebermanfaatan TIK sebagai media pengantar materi pelajaran di sekolah atau bahkan perguruan tinggi.

Pada tampilan pertama seorang guru hebat dari Lumajang Jawa timur, Umar Tholib mempersembahkan sebuah tulisan PAKEMATIK ala Guru Pedesaan, keterbatasan bukanlah penghalang untuk guru di sebuah desa untuk berkreatifitas dengan peralatan teknologi yang sederhana tetapi melahirkan proses pembelajaran berkualitas.Guru kedua menyajikan betapa menyenangkannya belajar dengan menggunakan sebuah web pembelajaran bernama Quipper School. Guru ini menceritakan pengalamannya selama mengajar dengan menggunakan web ini, tulisannya berjudul Aku Bukan Guru Hebat.Susanto, namanya mengajar di sebuah sekolah madrasah aliyah.

Tri Goesma Putra, seorang guru dari Bangkinang, menulis tentang manfat lainnya handphone dalam membantu proses belajar mengajar. Handphone dapat digunakan menjadi alat untuk mendokumentasikan kerja kelompok atau individual, bisa juga untuk evaluasi atau penilaian kepada siswa seperti yang ditulis oleh guru hebat lainnya dari Situbondo, Tutuk Djatmiko. dalam tulisannya berjudul Membuat Kuis Untuk Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Android. Seorang guru bernama Hedy Lim, menulis tentang pemanfaatan social media dan online class dalam melakukan proses pembelajaran. Guru hebat ini mengajar disebuah sekolah di bilangan jakarta barat, springfield namanya.

Selanjutnya, tulisan berjudul Blog Sebagai Alternatif Media Pembelajaran Inovatif Berbasis IT, ditulis oleh guru MAn 1 Surakarta, Rusdi Musstafa. Blog membantu guru dalam menyediakan konten pembelajaran selain dapat memperluas wawasan keilmuan dan pergaulan sesama pendidik. Nah tulisan yang satu ini lahir dari seorang guru blogger ngetop, Iwan sumantri. Tulisannya berkisah tentang proses pembelajaran dengan menggunakan media teknolohi, ia membuat judul tulisannya “Asyiknya Belajar dengan BEL ME LOG TWEET ala One SM.

Dan ini tulisan luar biasa dari seorang guru ustadz, Abdul Muis. Tulisannya tentang Membuat Miniatur Ka’bah dengan Google Sketcup dan Visulaisasi 3 Dimensi. Saya salut sekaligus bangga sebab jarang ada seorang Ustadz yang mau menguasai teknologi informasi. Rasanya saya perlu banyak belajar dari Ustadz Muis., Tulisan lainnya daang dari seorang guru IPS, yang menjelaskan pentingnya TIK dalam Pembelajaran IPS. Fokus tulisan ini bagaimana seorang guru dapat mempresentasikan materi ajarnya dengan bantuan TIK, khususnya microsoft power point.  Tulisan ini dirajut oleh Rahmad Ibn Sahri seorang guru MIN di Manisrejo Madiun.

Satu lagi tulisan yang membangkitakn kreatifitas guru, tulisan tentang pembuatan teka-teki silang dengan sebuah aplikasi. Penulisnya adalah guru dari Barito Timur kalimantan Tengah. Budi Santosa menulis artikel dalam sebuah judul membuat TTS dengan Hotpotaoes. Betapa asyikanya membuat media belajar yang menarik buat siswa dengan teka-teki silang via komputer. Tulisan lainnya dibuat oleh guru super dari Surabaya yang luar biasa semangatnya dalam memberi keteladanan, Etna Rufiati, menulis tentang bagaiman asyiknya membuat digibook.

Dua tulisan terakhir dari guru yang juga tidak kalah hebatnya, Belajar Fisika Melalui Tablet, tulisan inspiratif seorang guru Lombok Itmur, Subki. Sebuah tulisan adaptif tentang penggunaan tablet sebagai media belajar fisika. Penulis dengan detail menjelaskan alur  pembuatan media belajar berbasis IT tersebut. Tulisan gguru Muara Enim ini menjelaskan bagaimana kreatifitas dapat menghasilkan tampilan presntasi yang menarik menjadi lebih menarik lagi degan tampilan tiga dimensi. Tulisan tersebut ia beri judul Membuat Tampilan Powerpoint Menjadi Efek 3D, begitulah tulisan yang keren dari guru super lainnya, Novi Komariyatiningsih.

Selamat menikmati hidangan kami, guru yang igin selalu berbagi.

Advertisements

3 thoughts on “Pembelajaran Berkualitas Saat TIK Masuk Kelas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s