Belajar Bahasa Inggris Yang Membosankan

Kemampuan berbahasa sesungguhnya merupakan kemampuan yang sangat mendasar bagi manusia. Kemampuan berbahasa yang dimiliki oleh manusia mempunya efek domino bagi perkembangan ilmu pengetahuan yang sekarang dinikmati oleh manusia di jagad ini. Dengan menguasai bahasa manusia menjalin komunikasi dengan manusia lainnya, begitu pentingnya bahasa sehingga tumbuh bersama perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan yang dimiliki manusia.

Salah satu bahasa yang penting yang mempengaruhi perkembangan teknologi dan informasi adalah bahasa inggris. Begitu pentingnya bahasa inggris sehingga Indonesia memasukkannya dalam kurikulum pendidikan. Namun demikian dalam perjalanan lebih dari tiga dasawarsa, mata pelajaran bahasa inggris justru lebih banyak tidak disukainnya dari pada diminati oleh sebagian besar siswa di Indonesia, termasuk penulis. Pertanyaannya kemudian adalah mengapa mata pelajaran bahasa inggris menjadi salah satu mata pelajaran yang sulit untuk dipelajari.

Berderet pertanyaan lanjutan muncul efek dari sulitnya mempelajari bahasa inggris. Mengapa siswa sulit menerapkan pelajaran bahasa inggris dikehidupan sehari-hari. Apakah ketidakpercayaan diri menggunakan bahasa inggris dalam percakapan sehari-hari mempengaruhi kemampuan berbahasa inggris siswa dan seterusnya.

Ada banyak factor yang menyebabkam kesulitan dalam mempelajari bahasa inggris antara lain, 1) kurangnya perbendaharaan kosa kata bahasa inggris, 2) kurangnya kemauan siswa untuk memperbanyak belajar bahasa inggris, 3) ketidak tahuan siswa tentang pentingnya belajar bahasa inggris untuk masa depannya, dan 4) metode pengajaran yang tidak tepat sehingga siswa tidak menyukai mata pelajaran bahasa inggris.

Faktor-faktor tersebut di atas pada akhirnya membuat sebagian siswa menganggap pelajaran bahasa inggris membosankan, membuang waktu saja. Selain itu, penyakit bangsa kita yang tidak percaya diri sebagai akibat penjajahan yang bertubi-tubi dari bangsa Eropa dan Jepang mengakibatkan takut mempraktekkan kemampuan berbahasa inggrisnya kepada orang lain, terutama kepada wisatawan dari Eropa dan Amerika.

Sebenarnya era tahun 2000-an telah mulai banyak bermunculan lembaga-lembaga yang kreatif dalam pengajaran bahasa inggris. Salah satunya tumbuhnya komunitas di sebuah desa Pare dekat Kediri, Jawa Timur yang memproklamirkan desa tersebut dengan sebutan Kampung Inggris.

Di kampong inggris, masyarakat dapat mempelajari bahasa inggris dengan model pengajaran gaya baru. Pengelompokan belajar sesuai kemampuan yang diinginkan telah menggugah semanagat belajar bahasa inggris masyarakat. Lambat laun kampong Inggris menjadi terkenal dan banyak dikunjungi oleh masyarakat Indonesia dari berbagai daerah hanya untuk sekedar belajar bahasa inggris. Selain itu, masyarakat juga dapat mempelajar tata cara pengelolaan belajar bahasa inggris di kampong tersebut sehingga dapat diterapkan baik disekolah maupun dengan mendirikan lembaga-lembaga kursus bahasa inggris.

Sebuah sekolah di bilangan Jakarta Selatan mencoba membuat program belajar bahasa Inggris di kampong Inggris. Program ini sudah terlaksana kurang lebih tiga tahun belakangan. Belajar bahasa inggris di kampong tersebut selama dua minggu dan dilanjutkan dengan praktek selama satu minggu di Bali. Namun demikaian program yang dilaksanakan sudah tiga tahun tersebut belum menunjukkan hasil yang maksimal. Ada beberapa penyebab yang membuat program ini kurang berjalan dengan baik antara lain ; 10) waktu belajar yang relative pendek hanya dua minggu, 2) Tingkat keseriusan siswa dalam mempelajari bahasa inggris, 3) Program ini hanya dijalankan untuk memenuhi program yang telah dibuat sekolah tanpa ada evaluasi yang komprehensif atas pelaksanaan program tersebut.

Tidak ada program lanjutan setelah program belajar bahasa inggris di kampong inggris, Pare ini mengakibatkan tidak dapat melihat hasil secara kongkrit dari program tersebut. Namun demikian, dengan belajar bahasa inggris paling tidak siswa mengalam I proses pembelajaran yang berbeda dengan belajar di kelas yang konvensional.

Kelebihan belajar bahasa inggris di Kampung Inggris antara lain : 1) lebih banyak praktek conversation-nya, 2) siswa mengalami proses belajar yang menyenangkan dalam mempelajari bahasa inggris, 3) Siswa akhirnya menyadari bahwa belajar bahasa inggris itu tidak membosankan, 4) Karena tidak membosankan dan dikemas dengan baik membuat siswa juga menyadari pentingnya belajar bahasa inggris untuk bekal di masa depan, dan terakhir 5) siswa mengalami suasa baru dalam belajar bahasa inggris.

Disamping mempunyai kelebihan, program belajar bahasa inggris di kampong Inggris ini juga mempunyai kelemahan yaitu 1) kurikulum yang diterapkan di kampong inggris jauh berbeda dengan kurikulum yang dipakai disekolah, 2) Tidak ada program lanjutan setelah belajar di kampong inggris yang dapat dilaksanakan di sekolah.

Kesimpulan yang dapat ditarik dari program belajar bahasa inggris di kampong Inggris, Pare, Kediri ini adalah betapa pentingnya pengajaran bahas inggris yang kreatif dan inovatif sehingga membangkitkan kesadaran siswa untuk tertarik mempelajarinya. Artinya, kemampuan guru dalam mengemas pelajaran bahasa inggris dengan sangat baik, kreatif, inovatif diharapkan dapat meningkatkan kemampuan brbahasa inggris siswa yang berguna untuk membangun masa depannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s