Mimpi Membangun Organisasi Yang Mandiri

Organisasi yang mandiri tanpa campur tangan pihak eksternal dan tidak dipimpin oleh orang-orang yang tidak punya kaitan langsung dengan kepentingan dan tujuan organisasi adalah sebuah keniscayaan. Dalam era yang serba informatif berbasis digital merupakan salah satu yang mempengaruhi kecepatan perkembangan sebuah organisasi. lebih dari itu, misi yang diemban untuk menjembatani permasalahan dunia kependidikan di indonesia adalah hal paling penting untuk dicapai bagi organisasi ini. Slogan bahwa organisasi guru harus dipimpin oleh guru sangatlah mungkin, bahkan mutlak dilakukan. Menjadi organisasi yang bebas intervensi bukanlah mimpi siang bolong dan harus segera dilakukan.

Kelebihan dan kekurangan

Sebuah organisasi guru yang beranggotakan murni guru adalah sebuah impian yang mulia. Ada beberapa kelebihan menurut saya jika organisasi yang berbasis “umar bakri” ini diurus dan dipimpin langsung oleh guru.

Pertama, organisasi ini menjadi lebih independen dalam merancang rencana tanpa kepentingan dari pihak lain.Independensi ini sangat penting agar tidak ada program pesanan terutama dari penguasa. Oleh karenanya, sebagai guru saya mengingatkan kepada para pendiri organisasi ini untuk bebas dari tangan penguasa. Fatal akibatnya jika organisasi yang punya tujuan mulia ini terkontaminasi oleh kepentingan para pendirinya bersama penguasa. Politisasi organisasi harus dihindari agar tidak berakhir perpecahan.

Kedua, karena sifatnya yang independen maka pengurus dapat menyuarakan apirasi guru secara lebih bebas tanpa beban dan kepentingan, terutama kepentingan politis. Cukup sudah organisasi guru ditumpangi oleh kepentingan politis pengurusnya.

Ketiga, pengelolaan anggaran lebih longgar karena tidak ada sumbangan yang sifatnya bersyarat. Namun demikian, hal sensitif ini juga perlu pengelolaan yang transfaran, profesional dan objektif agar terhindar dari kecurigaan semua pihak terutama anggota. Juga diharapkan dengan kemandirian anggaran perjuangannya menjadi lebih gigih dan menjunjung tinggi sportifitas. Sebagai anggota sudah sepantasnya memberikan sumbangsih atas keberlangsungan organisasi ini dari sisi pendanaan. Perlu ditetapkan besaran sumbangan wajib anggota agar organisasi ini dapat berjalan sebagaimana mestinya.

1510897_10203394270757542_7544180601423629874_nDisamping mempunyai tiga kelebihan (bahkan dapat lebih dari itu kelebihannya), ada beberapa kelembahan yang harus diwaspadai sebagai organisasi yang baru tumbuh. Pertama, organisasi ini tidak bebas dari kepentingan individual pengurusnya. Oleh karenanya penyamaan persepsi perlu dilakukan agar dapat berjalan sesuai tujuan. Kedua, perlu waktu yang relatif lama untuk mensosialisasikan organisasi ini kepada para pendidik sebab masyarakat sudah banyak dipertontonkan oleh organisasi kemasyarakatan yang tidak bebas dari kepentingan. Perlu perjuangan ekstra untuk meyakinkan bahwa organisasi ini menyalurkan aspirasi guru! Penulis juga belum bisa memberikan cara yang jitu untuk ini. Ketiga, karena ingin mandiri, maka kelemahan ketiga ini menjadi maslah klasik yakni pendanaan yang minim. Seperti penulis kemukakan di atas perlu teobosan pencarian dana dan penetapan iuran anggota yang jelas agar organisasi ini tetap berjalan.

Selamat melaksanakan rakernas IPGI semoga tujuan mulia dapat tercapai menjadi organisasi guru yang independen dan dipimpin serta diurus oleh guru. IPGI dari guru, oleh guru dan untuk guru!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s