Dalam Senjamu Kuingat Jasamu

Perjalanan yang sudah hampir paruh baya ini, di saat-saat tulisan ini di buat ditemani derasnya hujan saya teringat sebuah sunggingan senyum manis. Ya, senyum seorang guru bertahun-tahun lalu saat pertama kali saya mengenal arti sekolah. Ketegasannya yang kadang bikin ngeri, namun dirindukan karena di dalam tegasnya terselimuti kasih sayang. Suparti namanya. Gempal tubuhnya, luar biasa semangatnya.

suparti

Kini diusianya yang sudah renta masih tersirat semangat hidupnya meski dengan kursi roda. Semoga amal baiknya mengantarkannya ke syurga yang Allah Subhanahu Wataala janjikan. Entah apa kabarmu kini.

Terima kasih bu Suparti yang telah mengantarkan saya ke gerbang samudra ilmu. Kasihmu tak tergantikan, jasamu tak terperikan. Kini, anakmu menggantikan posisimu di zaman yang berbeda dengan nuansa yang kurang lebih sama. Mengenangmu, membuat air mata ini mengalir. Terima kasih, guruku!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s